Kapolda Jatim Serahkan 715 Paket Sembako Kepada Korban Banjir Tuban

Tuban – Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Drs. Machfud Arifin menyerahkan langsung bantuan kepada korban banjir di Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Selasa (27/1).

Kegiatan sosial bersama Forpimda Kabupaten Tuban ini langsung menyasar korban terdampak banjir akibat luapan sungai Bengawan solo.

Titik parah korban di Desa Ngadirejo tersebut memperoleh bantuan berupa bahan sembako seperti beras 5 Kg, minyak goreng 1 liter, Gula 1 Kg, Mie 5 bungkus dan Sarden 2 kaleng. Sejumlah 715 paket terkumpul untuk diserahkan kepada warga.

Hingga kini, kondisi rumah warga banyak yang tergenang air. Banjir memenuhi seisi rumah hingga menjadikan warga harus duduk sila untuk bekerja.

Sedikit bantuan yang diulurkan, diharapkan mampu meringankan peluh kesah warga yang terkena dampak. Tidak banyak warga yang harus rela menunggui rumahnya. Sehingga urusan dapur sering juga terbengkalai.

“Banjir yg terjadi di wilayah Jawa Timur akibat dari luapan sungai bengawan solo. Tidak hanya di Tuban, namun juga terjadi di Lamongan, dan Boojonegoro,” kata Kapolda.

Lanjut orang nomor 1 di jajaran kepolisian Jawa Timur itu, bahwa pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda).

Terkait penanganan dalam menanggulangi dampak banjir luapan. Seperti pengusulan pembangunan tanggul dan solusinya.

“Terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Tuban sudah berupaya untuk menyediakan lahan guna pembangunan tanggul sungai bengawan solo,” lanjutnya.

Segala bentuk partisipasi warga dalam menangani bencana tahunan ini juga turut disinggung Kapolda Jatim. Baik bantuan secara finansial, tenaga hingga lainnya. Dirasa tanggung jawab ini akan ringan apabila bisa ditopang bersama.

“Partisipasi warga pemilik tanah untuk merelakan tahannya diamanfaatkan guna pembangunan tanggul bengawan solo ini sangat bagus. ” Imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Tuban, Fathul Huda juga turut hadir sebagai bentuk kepedulian yang tinggi atas korban banjir. Disebutkannya, upaya pemerintah dalam mencegah banjir sedang berjalan. Yakni melakukan pembuatan tanggul bekerjasama dengan pihak Balai Besar Sungai Bengawan Solo.

Bentuk partisipasi pemilik lahan juga turut menjadi kunci sukses pembangunan tanggul. Sehinggaa warga seyogyanya bisa membantu program besar Pemkab Tuban untuk hal tersebut.

“Pemkab tugasnya pembebasan lahan atau tanah, untuk itu mohon kepada pemilik tanah supaya tidak memamfaatkan situasi. Selanjutnya Pemerintah pusat melaksanakan pembangunan tanggul,” ungkapnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Dirkrimsus Kombes Pol. Agus Santoso, DirLantas Kombes Po Heri. Kapolres Tuban AKBP Sutrisno dan jajarannya, Jajaran Kodim Tuban 0811 dan Forpimca Rengel.

Usai melakukan kegiatan tersebut, rombongan Kapolda Jatim meninjau lokasi banjir di Kabupaten Bojonegoro. (Afi)