Kakak Beradik Dibawah Umur Jadi Korban Cabul, Dua Pelaku Ditangkap Polisi

Surabaya – Perbuatan bejat dengan melakukan persetubuhan terhadap anak dibawah kembali diungkap Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya. Mirisnya, dua orang korban dalam kasus ini adalah kakak beradik, yang dicabuli oleh dua tersangka.

Kedua orang tersangka ini adalah Rubingan (47) warga Kedurus gang Mangga, Surabaya; dan Tanzilul Furkon (22) asal Dusun Jaten RT 003, RW 008, Desa Krajan, Kecamatan Parang, Magetan. Pelaku Furkon tinggal di Kedurus IV gang Mangga Surabaya.

Sementara, dua korban pencabulan oleh kedua pelaku ini adalah Mawar (11) dan Melati (7). Keduanya merupakan kakak beradik asal Sidoarjo.

Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni mengatakan, kasus ini terbongkar setelah ibu dari kedua korban melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Surabaya.

Mulanya, dalam kurun waktu antara bulan Januari hingga Februari 2018, pada saat Mawar bermain di kamar indekos Rubingan alias Mian, payudara dan kemaluannya di remas-remas oleh Mian.

“Perlakuan yang sama juga dialami oleh Melati, yakni adik kandung dari Mawar. Setiap mau mandi, korban sering diremas-remas payu dara dan kemaluannya oleh tersangka,” kata Ruth Yeni, Minggu, (29/04).

Parahnya lagi, kejadian yang lebih bejat dilakukan oleh pelaku Furkon. Terhadap Mawar, Furkon tak hanya meremas-remas payudara dan kemaluan Mawar, namun juga menyetubuhinya.

Akan tetapi, lanjut Ruth Yeni, perbuatan cabul ini oleh Furkon hanya dilakukan pada Mawar, tidak terhadap Melati. Perbuatan ini dialami Mawar dalam kurun waktu Januari hingga Februari 2018.

“Pelaku yang satu ini mengulangi perbuatan cabulnya terhadap Mawar hingga tiga kali. Akibatnya, korban mengalami luka robek dibagian kemaluannya,” terang Ruth Yeni.

Berdasarkan hasil VER (Visum Et Repertum), terhadap kedua pelaku, Rubingan dan Furkon dilakukan penahanan. Rubingan dijerat dengan Pasal 82 UU NO 35 Tahun 2014, dan Furkon dijerat dengan Pasal 81 UU NO 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak.(asb)