Musik

EXCELSO: Persembahkan Jazzy Tribute To Indonesia Music

Friday, 23 November 2012 16:22

Ghea Oktarin, saat membawakan lagu Kucinta Caramu di Ciputra World Surabaya.
Lagu ini ada didalam CD Excelso Jazzy Tribute To Indonesia Music

SURABAYA - PT Excelso Multirasa kembali mempersembahkan sebuah wadah berupa kumpulan karya musik Jazz yang dilabel dengan nama Excelso Jazzy Tribute To Indonesia Music.

General Manager Marketing & Bussiness Development Excelso, Vico Lomar mengatakan Excelso Jazzy Tribute To Indonesia Music adalah sebuah konsep album bergenre light Jazzy dengan mengaransemen ulang lagu-lagu yang pernah top di Indonesia di sekitar tahun 90-an.


BACA JUGA:

"Kopi dan Jazz layaknya dua sahabat karib, dua-duanya merefleksikan gaya hidup masyarakat urban. Kami harap Excelso dapat semakin dekat dan menjadi bagian dari gaya hidup ini" ujarnya di sela-sela Media Gathering, Excelso di Ciputra World Surabaya, Kamis (22/11)

Dengan mengaransemen ulang lagu-lagu yang pernah hits dan memberikan nuansa Jazz ringan, Lagu dalam CD itu dapat dinikmati karena easy listening.

Vico menambahkan pengayaan melalui berbagai alat musik yang dimainkan seperti saxophone ataupun gitar akustik menjadi lagu-lagu yang ada dalam album Excelso Jazzy Tribute To Indonesia Music semakin segar tanpa kehilangan roh sebuah lagu.

Album Excelso Jazzy Tribute To Indonesia Music dapat ditemui diseluruh gerai Excelso di Indonesia mulai bulan November 2012. Album ini dijual dengan harga Rp.100.000,- termasuk pajak dengan bonus 3 lembar Voucher dari Excelso yang terdiri dari Voucher Free Member Excelso, Voucher 10 % Diskon Merchandise Excelso dan Voucher Food n Beverage Excelso senilai Rp.50.000,-

Dalam album tersebut, Ghea Oktarin membawakan single berjudul "Kucinta Caramu". Selain Ghea, ada sejumlah penyanyi yang ikut menyumbangkan suara emasnya, antara lain: Denada, Selly Gumay, Bertha Mc Carthy, Paul, Delia, CongQ, Winda Viska, Erwin Moron.(c3/rdi)

 

Page 3 of 36

"Saya pribadi, Presiden Akayev, tidak pernah dan tidak mempunyai keinginan apapun untuk mengganti konstitusi dengan tujuan memperpanjang masa jabatan saya"
Presiden Askar Akayev