Saturday, 20 October 2012 16:05

| Anggaran yang disediakan sebesar 250 juta rupiah, diperuntukkan bagi sepuluh festival atau komunitas film dalam menyelenggarakan kegiatannya
|
JAKARTA - Sebagai bentuk perhatian dan dukungan terhadap perkembangan kemajuan dan pembinaan film pendek Indonesia, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan meluncurkan kegiatan Pendukungan Pembinaan dan Pengembangan Film Pendek di Dalam dan Luar Negeri.
“Kami ingin memberikan ruang kepada komunitas-komunitas film supaya tetap eksis,” ujar Sulistyo Tirtokusumo, Direktur Pembinaan Kesenian dan Perfilman Kemdikbud,di Gedung A Kemdikbud, Jakarta, (19/10).
Program Pendukungan Pembinaan dan Pengembangan Film Pendek di Dalam dan Luar Negeri bertujuan untuk meningkatkan mutu dan jumlah pelaksanaan festival dan pemutaran film pendek di Indonesia.
Anggaran yang disediakan sebesar 250 juta rupiah, diperuntukkan bagi sepuluh festival atau komunitas film dalam menyelenggarakan kegiatannya.
“Dukungan ini diharapkan bisa memberikan motivasi dan rangsangan dalam membuat film pendek di berbagai daerah. Jadi kuantitas dan kualitas film pendek bisa naik secara signifikan,” kata Sulistyo, Seperti dilansir laman kemdiknas.
Tim juri yang akan menyeleksi organisasi, komunitas, dan insan film pendek Indonesia yang mengajukan proposal untuk mendapatkan dukungan dana dari Kemdikbud, terdiri dari Hanung Bramnatyo (sutradara), Ifa Isfansyah (sutradara), Amanda Marahimin (produser), Vivian Idris (produser), Sari Mochtan (produser), Ladya Cheryl (aktris), Tito Imanda (akademisi), Lalu Roisamri (pegiat festival), dan Zakiah (komunitas film).
Program Pendukungan Pembinaan dan Pengembangan Film Pendek di Luar Negeri, terdiri dari tiga program, yaitu :
Page 6 of 54
![]() |
![]() |
| FOTO: 30 Tahun Volkswagen Club Surabaya |
"Kalau sekarang ini ada yang menjelekkan nama Islam, kita didik agar membawa nama Islam yang damai"
K.H.Abdurrahman Wahid