Hari Pajak, KPP Tuban Berbagi Air Bersih

Tuban – Musim kemarau melanda wilayah Kabupaten Tuban. Sebagian warga yang hidup di dataran tinggi atau pegunungan kapur menyebabkan kekurangan air.

Hal ini menjadi ladang kegiatan sosial yang dilakukan oleh KPP pratama Tuban. Dengan menykurkn air bersih kepada warga yang membutuhkan. Salah satunya di Dusun Gowah, Desa Jadi, Kecamatan Semanding.

Sebanyak 166 KK mendiami dusun di selatan Kota Bumi Wali itu. Kebutuhan air sangat diperlukan untuk kebutuhan sehari-hari. Seperti minum, mandi, dan kebutuhan hewan ternak.

Dalam sehari, sedikitnya 20 tangki air bersih diperlukan warga . Kebutuhan air yang sangat besar mengharuskan warga harus berebut air bersih. Sebagian juga terpaksa membeli dengan harga Rp. 75 ribu per tangki.

“Setiap hari ya ada yang beli, ada yang menggunakan air dari hujan. Karena disini air sulit tidak ada sumbernya,” jelas Kepala Dusun Gowah, Ulfa Nur Khofifah saat mengikuti antrian air bersih, Jumat (13/7).

Lanjut Ulfa, pihak Pemerintah Desa sebelumnya sudah melakukan usaha pencarian air bersih. Seperti pengeboran air hingga kedalaman lebih dari 100 meter. Parahnya, hingga saat ini, wilayahnya belum ada saluran air PDAM .

“Mayoritas disini petani, kuli hingga buruh gergaji batu. Pernah mengebor air cuma hasilnya gak keluar air. Ini sejak puasa kemarin sudah kemarau, bantuan sudah berdatangan. Hari ini ada bantuan 2 tangki dari KPP pratama Tuban, “ katanya.

Sementara itu, Kepala KPP pratama Tuban, Eko Radnadi Susetio mengatakan bahwa kegiatan sosial ini dalam rangka Hari Pajak yang jatuh pada tanggal 14 Juli. Selain itu juga menumbuhkan rasa empati kepada sesama warga yang memang membutuhkan air bersih.

Banyak kegiatan yang dilakukan, seperti sosialisasi pajak, drooping air bersih, donor darah dan beberapa kegiatan sosial lainnya. Selain di Desa Jadi, pihaknya juga menyalurkan air beraih di Desa Genaharjo, kecamatan setempat.

“Kita harus peduli dengan sesama. Kalau ada warga yang membutuhkan air bersih kita bantu semampunya. Memang ini bersamaan dengan hari pajak, sehingga kita jadikan moment yang tepat untuk kegiatan sosial, “ ungkapnya. (Hms)