Gubernur Kukuhkan Komisaris Independen Bank Jatim

Surabaya – Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo mengukuhkan Candra Fajri Ananda sebagai Komisaris Independen PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur TBK (PT. Bank Jatim).

Pengangkatan Candra Fajri Ananda sebagai Komisaris Independen Bank Jatim tersebut dihadiri seluruh Direksi Bank Jatim di Ruang Kerja Gubernur Jatim di Jl. Pahlawan No. 110 Surabaya, Senin (8/10).

Dalam arahannya, Gubernur Soekarwo meminta agar performa yang sudah ada lebih ditingkatkan menjadi lebih baik. Terlebih era persaingan dunia perbankan yang saat ini semakin ketat.

Gubernur Jatim yang sering disapa Pakde Karwo itu menjelaskan, kalau bisnis perbankan telah berkembang cepat dan tepat.

Untuk itu, Bank Jatim harus terus melakukan perbaikan pelayanan seiring dengan keinginan nasabah atau masyarakat.

“Saya minta Bank Jatim terus melakukan perbaikan karena bisnis perbankan terus berubah secara cepat, dan permasalahan yang dihadapi sangat kompleks,” imbuhnya.

Menurutnya, Bank Jatim, dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat harus terus meningkatkan pelayanannya. Sekaligus memperkuat sistem dengan teknologi informasi (IT) yang ada.

Kondisi tersebut bertujuan agar mampu menumbuhkan kepercayaan kepada nasabah yang mayoritas tersebar di seluruh Jawa Timur.

Pakde Karwo menjelaskan, saat ini Pemprov Jatim terus berupaya menerapkan Ekonomi Digital. Penerapan tersebut sebagai solusi untuk meningkatkan daya saing yang bisa diterapkan pada proses produksi, pembiayaan dan pasar.

“Ini penting dilakukan karena prosesnya akan menjadi lebih efisien dan efektif,” ujarnya.

Keberadaan ekonomi digital yang sedang dilakukan oleh Pemprov Jatim, diharapkan dapat mempermudah dan mempercepat transaksi di sisi produsen dan konsumen.

Oleh karena itu, Bank Jatim harus mampu melihat ini sebagai peluang baik, sehingga memberikan nilai tambah bagi usaha perbankan yang sedang di jalankan oleh Bank Jatim.

Di akhir pertemuan itu, Pakde Karwo berpesan agar Bank Jatim dalam menjalankan setiap usaha perbankan selalu berkolaborasi dengan banyak pihak. Terutama, kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang dapat memberikan pengawasan terhadap seluruh kinerja yang ada. Bank Jatim hendaknya berkolaborasi dengan banyak pihak terutama kepada OJK.

“Terus kembangkan kinerja yang baik, sehingga nasabah terus memberikan kepercayaan kepada Bank Jatim,” tutupnya. (Hms/nif)