Gubernur Jatim Hadiri Sidang Paripurna Istimewa DPRD dan Sertijab Bupati Pamekasan

Pamekasan – Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo mengingatkan kepada Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan terpilih agar fokus pada beberapa urusan wajib yang harus dijalankan. Yaitu urusan pendidikan, kesehatan, tata ruang, ketentraman dan ketertiban (trantib) dan sosial.

Hal itu disampaikan Pakde Karwo, sapaan akrab Gubernur Jatim saat memberikan sambutan di acara serah terima jabatan (Sertijab) Bupati Pamekasan masa bhakti 2018-2023 dalam agenda Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Pamekasan di Pendopo Agung Ronggosukowati, Kab. Pamekasan, Sabtu (29/9).

Lebih lanjut, Pakde Karwo menyampaikan, Kabupaten Pamekasan untuk urusan pendidikan sudah mencapai tahapan yang bagus. Kondisi itu bisa dilihat dari harapan lama sekolah yang sudah mencapai 13,61.

“Artinya lama pendidikan sekolah telah mencapai lebih dari 13 tahun,” ujar Pakde Karwo.

Tetapi hal tersebut harus didukung dengan peningkatan kesehatan. Yakni melalui peningkatan SDM yang berkualitas.

“Jadi urusan kesehatan harus didahulukan, apalagi pada tahun 2017 di Kabupaten Pamekasan masih terdapat kasus penyakit kusta sebanyak 272 kasus,” terang Pakde Karwo.

Demikian pula dengan urusan tata ruang daerah. Pakde Karwo menyebutkan, 40 persen angkatan kerja masyarakat di Kabupaten Pamekasan bergerak di bidang pertanian dan perikanan. Oleh karena itu Pakde Karwo meminta kepada Bupati Pamekasan terpilih untuk fokus mempertahankan lahan pertanian.

Pada kesempatan itu, orang nomor satu di Pemprov. Jatim itu juga mengingatkan soal kondusifitas wilayah di Kabupaten Pamekasan. Pakde Karwo berharap, kondisi dan situasi tersebut bisa tetap aman dan nyaman. Apalagi pasca pelaksanaan Pemilukada di Kab. Pamekasan.

“Saya mengharapkan agar Pak Bupati dan Wakil Bupati agar segera melakukan silaturahmi dengan melibatkan semua elemen, yaitu dengan Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat dan forum-forum di masyarakat. Ini penting sekali,” pesannya.

Menurut Pakde Karwo, kekompakan yang dibangun antara bupati dan wakil bupati dengan DPRD dan masyarakat menjadi syarat utama dalam pembangunan. Karena dalam konsep pembangunan, hubungan yang baik dengan DPRD dan masyarakat sangat penting.

Oleh karena itu, Pakde Karwo sangat mengapresiasi rencana Bupati Pamekasan terpilih dalam melaksanakan pembangunan dengan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bermusyawarah. Lewat sarana tersebut diharapkan dapat membangun ruang publik sebagai tempat aspirasi masyarakat Pamekasan.

Pakde Karwo juga berharap agar dalam merancang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kab. Pamekasan, Bupati dan Wabup Pamekasan untuk segera berkoordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) bersama DPRD Kabupaten Pamekasan. Upaya itu dilakukan untuk menentukan titik nol dalam mewujudkan target kinerjanya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Pakde Karwo sangat mengharapkan kepada Bupati Pamekasan terpilih untuk bisa menekan jumlah pasar modern.

“Atau 50 persen bahan yang dijual itu berasal dari produk lokal. Hal tersebut dimaksudkan agar produk lokal lebih dikenal dan pada akhirnya dapat mempengaruhi tingkat kesejahteraan masyarakat,” pintanya.

Sementara itu, Bupati Pamekasan H. Baddrut Tamam pada pidato perdananya menyampaikan rasa terima kasih kepada Masyarakat Pamekasan hingga terlaksananya Pilkada yang berjalan secara demokratis dan aman. Dirinya berjanji, dalam melaksanakan pemerintahan akan selalu memenangkan kepentingan dan keinginan masyarakat Pamekasan.

Menurut Baddrut Tamam, saat ini banyak tantangan yang akan dihadapi dalam mewujudkan Pamekasan sejahtera. Itu dikarenakan, menurut data 2017 terdapat penduduk miskin sebanyak 16 persen. Posisi tersebut berada pada rangking ke 33 di Indonesia. Sedang jumlah pengangguran mencapai 4,19 persen.Posisi itu berada pada rangking ke 18 di Jawa Timur.

“Tetapi dengan bergandengan tangan dan bekerjasama, tantangan tersebut harus kita tangani bersama secara cepat,” ungkapnya penuh harap.

Selain dengan bekerja keras dan bergandengan tangan, Baddrut juga akan memotivasi masyarakat Pamekasan agar terus berpatisipasi aktif, berkreasi dan berinovasi. Caranya dengan menciptakan produk-produk baru dengan berpijak pada kearifan lokal demi tercapainya percepatan perwujudan masyarakat Pamekasan yang sejahtera dan sejajar dengan daerah-daerah lain di Jawa Timur.

Pelaksanaan sertijab ini ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan dari Pj. Bupati Pamekasan, Dr. Ir. Fattah Yasin, MS kepada Bupati Pamekasan masa jabatan 2018-2023, H. Baddrut Tamam, S.PSi dan dilanjutkan dengan penandatanganan oleh Gubernur Jatim.

Setelah itu, dilakukan penyerahan memori jabatan dari Pj. Bupati Pamekasan kepada Bupati Pamekasan terpilih. Usai sertijab, dilanjutkan dengan rapat paripurna istimewa DPRD Kab. Pamekasan. (hms)