Genjot Pajak, DJP dan DJBC Jatim Join Program

Sidoarjo – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) di lingkungan Jawa Timur, bersinergi membentuk Tim Join Program. Yakni kantor wilayah DJP Jawa Timur 1, 2 dan 3 serta kantor wilayah DJBC Jawa Timur 1 dan 2.

Sinergitas ini meliputi ruang lingkup kerjasama joint analysis & operation, termasuk di dalamnya joint profile, joint proses bisnis, joint audit dan joint investigation. Serta joint collection dan secondment yang dilakukan secara bersama.

Sehingga peningkatan kepatuhan, efektivitas pengawasan, efisiensi pelayanan dan mitigasi risiko di bidang perpajakan serta kepabeanan dan cukai bias maksimal dan hasilnya baik.

Terkait kepatuhan, Sinergi antara kedua instansi dibawah Kementrian Keuangan Negara ini penting. Dalam upaya pengamanan penerimaan Negara.

Sebab fasilitas kepabeanan dibutuhkan dunia usaha untuk meningkatkan daya saing Indonesia Serta membuat dunia usaha bergairah. Efeknya diyakini akan meningkatkan penerimaan pajak.

“Sinergitas ini sangat menguntungkan disegala aspek. Dengan kepatuhan yang dilakukan Kepabeaan, maka dipastikan kepatuhan pajak juga turut meningkat. Sehingga sangat diperlukan sinergitasnya. Maka kami sepakat untuk melakukan join disegala aspek untuk meningkaykan pendapatan Negara dari sector pajak, “ Jelas Kepala Kantor DJBC Wilayah Jawa Timur 1, Jumat (27/4).

Namun jika pemberian fasilitas ini tidak diawasi dengan ketat akan berpotensi menurunkan penerimaan perpajakan.

Oleh karena itu, diperlukan sinergi sesuai peran dan fungsinya untuk mengamankan penerimaan negara.

Selain hal-hal tersebut, juga telah disepakati kerja sama dalam meningkatkan pengetahuan sumber daya manusia di bidang perpajakan, kepabeanan dan cukai.

Hal ini dirasa perlu dilakukan supaya dapat mendukung pencapaian target penerimaan serta meningkatkan kepatuhan wajib pajak di wilayah jawa timur.

“Bagaimana kita secara bersama bisa meningkatan perolehan pendapatan negara dari sektor pajak. Mulai dari kerjasama dengan berbagai instansi vertical dan horizontal. Diberbagai kantor perpajakan daerah misalnya, sudah kami lakukan kerjasama dan perjanian MoU dengan pemerintah setempat, “ kata Kepala Kantor DJP Jawa Timur II, Neil Maldrin Noor dalam rilisnya.

Nampak dalam acara penandatangan kerjasama bersama pentolan setiap kantor yang ada. Yakni Dari kiri Agus Hermawan Kakanwil DJBC Jatim I,Estu Budiarto Kakanwil DJP Jatim I,Nirwala Dwi Heryanto Direktur audit kepabeanan dan cukai, Neilmaldrin Noor Kakanwil DJP Jatim II, Muhammad Purwantoro Kakanwil DJBC Jatim I,Rudy Gunawan Bastari Kakanwil DJP Jatim III. (Afi)