Gara-gara Warisan Tanah, Seorang Pemuda di Sumenep Hendak Racuni Orang Tua

Wartapedia, Sumenep. Aksi jahat Kamaruddin (22) warga Dusun Pasar, Desa Pandeman, Kecamatan Arjasa, Kepulauan Kangean, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, sungguh di luar kepala, Senin (28/08/2017).

Pasalnya, alih-alih ingin mendapatkan tanah warisan yang dijanjikan orang tua tak kunjung diberikan, pemuda ini gelap mata dan berniat membunuh kedua orang tuanya dengan racun.

“Kejadian itu bermula dari tersangka, yang meminta tanah warisan kepada ibunya (Surati) dan bapaknya (Misnari) beberapa waktu lalu. Namun hanya disanggupi oleh ibu dan bapaknya,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Suwardi, Senin (28/08/17).

Oleh karena tanah warisan itu tak kunjung diberikan, timbullah niat jahat Kamaruddin untuk meracuni kedua orang tuanya. Dia pun lalu membeli minuman bersoda dan potasium.

Setelah itu, minuman bersoda dan potasium itu di campur, lalu diletakkannya diatas meja, dengan harapan minuman tersebut di minum oleh kedua orang tuanya.

“Tapi takdir berkehendak lain, minuman (racun) yang dibuat tersangka dan ditaruh di meja makan, tidak kena kepada kedua orang tuanya. Karena setelah itu ada tamu yang datang,” terang Suwardi.

Pada saat tamu datang, kedua orang tua Kamaruddin lalu menuangkan minuman yang sudah bercampur dengan racun tersebut ke dalam gelas, dan menyuguhkannya kepada tamunya.

Suwardi mengungkapkan, para tamu yang kemudian menjadi korban itu sendiri masing-masing adalah Dahud (59) warga Dusun Batunorguk, Desa Pandeman, Kecamatan Arjasa, Mahaji (63) warga Dusun Sabuntan, Kecamatan Sapeken dan Mahran (67) warga Dusun Pandeman, Kecamatan Arjasa.

Akibatnya, Dahud keracunan dan meninggal dunia di rumah sakit. Sementara Mahaji, juga keracunan dan dalam keadaan kritis di rumah sakit. Sedangkan Mahran, masih dalam kondisi sadar karena minumannya di muntahkan.

Korban meninggal, Dahud, akibat keracunan potasium buatan Kamaruddin.

“Saat ini kasusnya sudah ditangani oleh Polsek Arjasa,” tandas Suwardi.

Atas peristiwa ini, petugas menyita barang bukti berupa sisa minuman dibotol coca cola yang dicampur potasium, dua gelas kaca masih utuh, satu gelas kaca dalam kondisi pecah, butiran potasium yang ditemukan oleh Dokter di mulut korban.(me)