Forum Masyarakat Peduli Jatim, Protes ‘Statement’ Elite Partai Keadilan Sejahtera

Surabaya – Sejumlah element masyarakat dari masyarakat, buruh, dan LSM yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Jawa Timur menggelar aksi unjuk rasa dengan mendatangi Kantor DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur yang berada di Jalan Gayungsari Barat, Surabaya, jum’at (25/5).

Aksi unjuk rasa tersebut terkait adanya statement oknum petinggi partai PKS di media sosial yang menyebutkan bahwa tragedi pengeboman oleh teroris di Surabaya adalah sebuah bentuk dari pengalihan isu yang dilakukan oleh pihak kepolisian.

Dalam aksi massa yang diperkirakan diikuti sekitar 100 orang tersebut memulai aksi pertamanya di kantor DPW PKS Jawa Timur yang kemudian melanjutkan aksi keduanya di gedung DPRD Tingkat I Jawa Timur di Jalan Indrapura Surabaya.

Dalam orasinya, Candra Soehartawan, SH dari Forum Masyarakat Peduli Jawa Timur mengutuk keras statement dari oknum petinggi Partai PKS bahwa tragedi pengeboman oleh teroris di Surabaya adalah sebuah bentuk dari pengalihan isu yang dilakukan oleh pihak kepolisian.

“Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sangatlah tidak terpuji menghembuskan isu yang mengarah kepada ujaran kebencian melalui statement oknum petinggi PKS,” ujar Candra dalam orasinya.

Adapun dalam tuntutan aksi dari Forum Masyarakat Peduli Jawa Timur diantaranya :

1. Mendesak kepada seluruh kader PKS memberikan statement yang tidak kontrakproduktif terhadap situasi nasional pasca peledakan bom di Surabaya, dimana dalam kejadian tersebut menelan banyak korban jiwa.

2. Agar PKS memberikan penjelasan adanya Politisasi dan setingan terhadap kejadian Bom di Surabaya.

3. Mendesak dan mengajak seluruh rakyat untuk menolak politik bertopeng agama dan faham radikalisme yang menjadi pemicu lahirnya kejahatan teroris.

4. Mendesak DPP PKS untuk memecat para kader PKS yang menganggap kasus teroris adalah rekayasa, kader PKS agar melaksanakan fungsi parpol sesuai dengan tupoksinya dan sebagai wadah untuk memberikan pembelajaran politik yang benar kepada masyarakat serta dapat menciptakan iklim yang kondusif bagi persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang berlandaskan Pancasila.

5. Mendukung pihak TNI/Polri untuk bertindak tegas serta mengusut tuntas terhadap rentetan kasus terorisme yang terjadi di Indonesia khususnya di Surabaya Jawa Timur, libas tuntas pendukung terorisme dan radikalisme di Indonesia.

6. Bubarkan Parpol pendukung terorisme dan Radikalisme di Indonesia.

7. Segera sah kan UU Anti Terorisme dan Radikalisme di Indonesia NKRI harga Mati

8. Jangan Mengganti Pancasila dan UUD 1945 dengan Idiologi lain. (son)