Saturday, 25 February 2012 16:07

| Kedua negara membahas berbagai macam isu di kawasan masing-masing, mulai dari ekonomi hingga isu Suriah
|
JAKARTA - Pertemuan antara Menlu RI Marty Natalegawa dan Menlu Republik Sudan Ali Ahmed Karti berlangsung hari Jumat siang (24/2) di Gedung Pancasila
“Kami sepakat untuk merefleksikan kedekatan antara kedua negara ke dalam peningkatan hubungan ekonomi, perdagangan dan investasi”, tutur Marty, Seperti dilansir laman Kemlu.
Memang kedekatan hubungan politik Indonesia-Sudan sudah berlangsung sejak Konferensi Asia-Afrika di Bandung pada tahun 1955, bahkan sebelum Sudan memperoleh kemerdekaanya Indonesia sudah mendorong Sudan untuk tampil dalam kancah forum internasional.
Karena itu Menlu RI dan Menlu Republik Sudan berkeinginan untuk menjadikan kedekatan hubungan ini sebagai suatu modalitas bagi langkah positif untuk meningkatkan kesejahteraan raktyat kedua negara.
“Kami tentunya akan memfasilitasi para usahawan untuk membuka hubungan dagang dan investasi di Sudan”, jelas Marty.
Hal ini lalu disambut baik oleh Ali Ahmed Karti yang mengundang para investor Indonesia untuk berinvestasi di negara Afrika Utara yang kaya akan sumber daya alam ini.
Menlu Sudan lalu menyambung dengan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Indonesia yang sudah banyak memberi dukungan bagi Republik Sudan di berbagai fora.
Karena itulah ia menyatakan pemerintah negaranya mempunyai niatan yang sama, yaitu bahwa Republik Sudan akan senantiasa mendukung Indonesia dalam perjuangan diplomasinya. (c8/lik)
![]() |
|
| FOTO: Pasukan Garuda Gelar Pemeriksaan Marjayoun-Lebanon |
"Kholifah tidak memiliki kekuasaan atau kedudukan apapun, kecuali sebagai figur seremonial saja."
Mustafa Kemal Atatürk