Thursday, 03 February 2011 07:50

| Jasa TKI termasuk yang diminati oleh sejumlah perusahaan pengerah tenaga kerja di Selandia Baru karena TKI dinilai memiliki pengalaman dan tanggung jawab yang tinggi
|
WELLINGTON - Perusahaan ACE Viticulture Limited (ACE) akan mendatangkan sebanyak 60 Tenaga Kerja Indonesia untuk bekerja di perkebunan anggur di Selandia Baru.
ACE Viticulture merupakan salah satu perusahaan pengerah tenaga kerja di Selandia Baru, yang selama 3 tahun terakhir ini selalu melakukan koordinasi dengan KBRI Wellington.
Saat ini ACE telah memperoleh Agreement to Recruit (ATR), dan melalui agennya di Indonesia, ACE melakukan kerja sama dengan PT. Bhumimas dalam rekrutmen TKI tersebut. Mr. Ashish Sawant juga telah merencanakan datang ke Indonesia pada 25 Februari 2011 ini untuk merealisasikan pengiriman TKI dimaksud.
Pada saat ini, di perusahaan ACE masih terdapat 7 TKI yang bekerja di bidang perkebunan pada posisi supervisor. Kontrak kerja ketujuh TKI tersebut akan selesai pada Nopember 2011 dan mereka harus kembali ke Indonesia. Pihak ACE menyampaikan ketertarikannya untuk mendatangkan kembali tenaga kerja asal Indonesia untuk mengganti posisi ketujuh supervisor tersebut.
Sejauh ini, Pemerintah Selandia Baru masih menerapkan kuota terbatas bagi TKI yang bekerja di bidang perkebunan, karena untuk memberikan kesempatan kerja kepada warga negara Selandia Baru sendiri maupun negara-negara Pacific Island Forum (PIF).
Meningkatkan jumlah TKI di Selandia Baru merupakan salah satu prioritas kegiatan Perwakilan. Untuk itu, KBRI Wellington aktif melakukan pendekatan kepada perusahaan-perusahaan pengerah tenaga kerja di Selandia Baru, serta memberikan fasilitasi untuk merealisasikan peluang mendatangkan TKI.
|
Rekruitmen TKI oleh ACE Viticulture di Wellington :
|
![]() |
![]() |
| FOTO: 30 Tahun Volkswagen Club Surabaya |
"Bagi bangsa Indonesia pandangan hidup itu dapat dipelajari dari khazanah adat, istiadat, kebiasaan-kebiasaan di dalam pelbagai kebudayaan daerah."
R. Parmono - Filsuf Indonesia