Duel Maut, Pria yang di Duga Hendak Mencuri ini Tumbang di Tangan Anak Pemilik Rumah

Kanit Reskrim Polsek Tambaksari, IPTU Farida saat menginterogasi pelaku Arnolus.

Wartapedia, Surabaya. Satu peristiwa menegangkan kembali terjadi di Surabaya, seorang pria yang di duga melakukan percobaan pencurian nyaris meregang nyawa. Pria tersebut adalah Arnolus Wahan yang berduel dengan Agung, anak korban pemukulan yang beralamat di Jalan Sawentar, Pacar Keling, Surabaya.

Sumber di lokasi mengatakan, peristiwa duel itu terjadi berawal dari perbuatan Arnolus yang berusaha masuk ke dalam rumah Trifina Enny Indiati, Jumat, 11 Agustus 2017 sekitar pukul 03.00 WIB. Arnolus masuk ke bagian samping rumah korban dengan membawa sepotong pipa galvanis. Pipa tersebut diambilnya dari samping kamar mandi rumah korban.

Sewaktu memasuki rumah korban, Enny sang pemilik rumah sudah bangun. Pada saat itu pula, Arnolus kepergok oleh Enny. Terkejut karena kepergok, Arnolus seketika menyerang Enny dengan memukulnya menggunakan pipa yang dibawanya di bagian kepala. Akibat pukulan tersebut, Enny langsung terjatuh dengan berlumuran darah.

Agung, sang anak terbangun ketika dirinya mendengar suara gaduh. Lalu dirinya beranjak dari tempat tidur dan mencari sumber gaduh yang didengarnya. Agung pun terkejut ketika mendapati ibunya tergeletak berlumuran darah, dan ayahnya yang juga sudah tua renta tak mampu berbuat apa-apa. Agung pun mengejar Arnolus hingga kena.

Selanjutnya terjadilah pertarungan antara Agung dan Arnolus. Keduanya saling serang, Arnolus menggunakan pipa, sedangkan Agung menggunakan tongkat aluminium milik ibunya. Pertarungan pun berakhir dengan luka sobek yang dialami oleh Arnolus di bagian kepala. kejadian ini pun segera diketahui oleh Polsek Tambaksari Polrestabes Surabaya.

Terhadap peristiwa ini, Kanit Reskrim Polsek Tambaksari, IPTU Farida Aryani mengungkapkan, pihaknya mendapat laporan dari warga sekitar terkait kejadian ini. Atas laporan warga inilah, dirinya bersama beberapa anak buahnya langsung ke TKP (Tempat Kejadian Perkara). Enny dan Arnolus yang mengalami luka serius langsung dilarikan ke RSU Dr. Soetomo.

“Saat anak korban mengamankan pelaku, kami mendapat laporan. Langsung kami ke TKP dan mengamankan pelaku. Langsung juga kami bawa korban (Enny, red) dan pelaku (Arnolus, red) ke rumah sakit,” ungkap Farida Aryani, di RSU dr Soetomo.

Lebih lanjut Farida menuturkan, hingga pukul 11.00 WIB siang tadi, Enny masih dalam kondisi kritis dan tidak sadarkan diri. Sementara Arnolus yang hanya mengalami luka robek di kepala dan wajahnya, masih menjalani perawatan di RSU Dr. Soetomo. Menurut Farida, Arnolus memang di duga kuat sedang melakukan percobaan pencurian hingga kepergok oleh pemiliknya.

“Dugaan kami sementara, pelaku ini melalukan percobaan pencurian. Karena pelaku sudah masuk ke rumah korban,” tutur Farida.

Dia menambahkan, saat ini anggotanya sudah di sebar untuk mencari tahu alamat pasti Arnolus, dan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Sebab saat dilakukan interogasi di rumah sakit, Arnolus seperti sedang berpura-pura tidak waras. Namun kejanggalan terlihat dari setiap jawab atas pertanyaan penyidik, Arnolus menjawab dengan lancar.

Oleh : Achmad Syaiful Bahri