Dua Pemuda Jadi Korban Pengeroyokan di Cafe Venus Tegal Sari Surabaya

Surabaya – Aksi pengeroyokan kembali terjadi di sebuah cafe di Surabaya, bahkan kali ini korban dianiaya didalam cafe saat DJ sedang memainkan alunan musik.

Kejadian tersebut menimpa Ferdio Jerdy Brujaka (28) warga Manukan Niaga Tama dan Fajar adi (26) Manukan Dadi yang dikeroyok lebih dari lima orang di dalam Cafe Venus, Jalan Tegalsari Surabaya, Selasa (2/10) dini hari.

Bahkan akibat tindakan pengeroyokan tersebut, korban sempat hilang kesadaran setelah mengalami pendarahan pada bagian kepala dan pelipis diduga akibat dipukul dengan botol miras.

Kepada awak media, Jery Jeferson salah satu orang tua korban menyebutkan bahwa aksi main hakim sendiri tersebut tidak diantisipasi oleh pihak cafe.

Yang lebih menyedihkan lagi tidak ada yang menolong korban yang sudah dalam keadaan tidak berdaya saat minta pertolongan.

“Anak saya dari dalam cafe berlari keluar hingga didepan dan berteriak- teriak minta tolong, namun tidak ada yang menolong. Bahkan saat terjatuh didepan cafe dan tak sadarkan diri masih dipukul dan dinjak-injak,” kata Jefry, Selasa (2/10) malam.

Jery juga menambahkan tak menampik jika anaknya sudah diobatkan oleh pihak manajemen, namun Jery merasa tidak terima lantaran tidak ada pemberitahuan dari pihak manajemen sebelumnya atas kejadian tersebut.

“Anak saya memang sudah dibawa ke Klinik Pusura, tapi tidak ada pemberitahuan kepada saya selaku orang tua,” beber Jery.

Dikonfirmasi awak media, Kapolsek Tegalsari Kompol David Triyo Prasojo menjelaskan bahwa saat ini belum ada laporan dari pihak korban dan kedua belah pihak lebih memilih jalur mediasi.

“Sampai dengan saat ini tidak ada laporan resmi ke pihak kami dan jalan yang ditempuh antara pihak yang merasa dirugikan dengan venus lebih memilih jalur mediasi.” ungkap Perwira dengan pangkat satu melati ini. (son)