Dinyatakan sakit jiwa, bapak pembunuh anak kandung ini di bantar ke RSJ Menur

Surabaya – Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan di Rumah Sakit Bhayangkara, Panji Adi Saputro (33) warga Jalan Ploso Timur 6-A nomor 32 Surabaya, pelaku pembunuhan terhadap anak kandungnya di bantar ke RSJ (Rumah Sakit Jiwa) Menur.

Kapolsek Tambaksari, Kompol Prayitno mengatakan, Panji yang tega membunuh Gio Rasyid Mawardi anak kandungnya yang masih berumur 16 bulan itu dinyatakan menderita kelainan kejiwaan atau psikotik akut oleh RS Bhayangkara Polda Jatim.

Baca juga : Tega bunuh anak kandung, pria pengangguran ini diduga sakit jiwa

“Yang bersangkutan dirujuk ke RSJ (Rumah Sakit Jiwa) Menur, Surabaya dan akan menjalani observasi disana,” ujar Kapolsek Tambaksari, Kompol Prayitno, Jumat, (12/01).

Dijelaskan, saat ini, unsur Tiga Pilar Tambaksari bersama Kanit Reskrim Tambaksari dan penyidik menyerahkan secara resmi kepada istrinya, Sri Mulyani Kumolowati di Mapolsek Tambaksari. Penyerahan itu disaksikan oleh Tiga Pilar.

“Selanjutnya bersama-sama ke RSJ Menur guna perawatan lebih lanjut,” tandas Prayitno.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, peristiwa pembunuhan terhadap anak kandungnya sendiri yang dilakukan Panji, dilakukannya dengan membanting anak tersebut ke lantai. Peristiwa itu terkuak setelah adiknya Rahmah datang bermaksud melihat keponakannya Gio.

Hal mengejutkan terjadi, karena pada saat hendak masuk ke rumah Panji, Rahmah mendapati pintu rumah terkunci, Rahmah pun memaksa masuk. Setelah berhasil masuk, Rahmah mendapati Gio dalam kondisi tertelungkup dengan kepala mengeluarkan darah.

Rahmah yang terkejut melihat kondisi tersebut, sontak berteriak minta tolong sambil berlari keluar. Mendengar teriakan itu, Anik keluarga Rahmah yang segera menghampiri, masuk ke dalam rumah Panji. Anik yang juga melihat kondisi Gio berdarah bergegas membawanya ke rumah sakit Unair Surabaya.(asb)