Dilempar Saat Dibonceng Motor, Wanita Ini Laporkan Pacarnya Ke Polisi

Surabaya – Berniat ingin menenangkan hati kekasihnya usai terjadi pertengkaran, justru perlakuan penganiayaan yang harus diterima Adelia (25) warga Surabaya ini. Tidak terima mendapatkan perlakuan penganiayaan, korban (Adelia) akhirnya melaporkan kekasihnya ke Polsek Sukolilo Surabaya

Kasus penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Glorio Graciano warga Ngagel Jaya Utara 4/24 Surabaya kekasih korban ini, tergolong sangat tidak manusiawi.

Kepada awak media, Adelia korban penganiayaan menceritakan kronologis terjadinya tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh Glorio Graciano yang terjadi di Jalan Suko Semolo pada hari senin (2/4/2018) sekitar pukul 23.30 wib.

Saat itu, Adelia berusaha menenangkan hati Glorio kekasihnya usai terjadi pertengkaran dengannya, kemudian adelia pun berboncengan dengan Orio diatas sepeda motornya, saat berboncengan dengan Adelia justru Glorio menambah laju kendaraannya dengan kencang dan saat korban berupaya memegang erat pinggang Glorio, justru pegangan tersebut oleh Glorio berupaya untuk melepaskan, yang akhirnya pegangan adelia terlepas dan Adelia pun terlempar dan terseret jatuh dari sepeda motor yang dikendarai oleh Glorio.

“Saat itu saya hanya menggunakan baju daster dan saya berupaya menenangkan emosi pacar saya, sampai akhirnya dia mengendarai sepeda motor dan saya ikut berboncengan dengannya, namun tidak disangkah gas sepeda motor yang dikendarai justru di gas dengan kencangnya, saya berupaya memegang badannya dengan erat, justru pegangan saya di lepasnya dengan keras, sampai saya terlepas dari pegangan, saya terlempar dari motor dan sempat terseret sampai beberapa meter,” jelas Adelia kepada awak media, Jumat (13/4).

Masih menurut Adelia bahwa saat saya terlempar dan jatuh ke jalan aspal, justru pacar Glorio meninggalkan dirinya begitu saja dan Adelia memutuskan kembali ke kos dalam kondisi kesakitan penuh luka diseluruh tubuhnya.

“Mengetahui saya terjatuh, justru Glorio malah meninggalkan saya, saya pun berusaha kembali ke kos dan berinisiatif menelpon salah satu teman saya untuk antar ke apotik membeli obat dan membersihkan luka-luka saya dan juga langsung melakukan Visum ke Rumah Sakit Haji kemudian selanjutnya saya segera melaporkan kejadian penganiayaan yang saya alami yang dilakukan oleh Glorio ke Polsek Sukolilo pada hari Rabu (4/4/2018).” ujar Adelia.

Berdasarkan Laporan Kepolisian (LP) No. LP/B/162/IV/2018/Jatim/Restabes SBY. Dijerahui Sebagai Pelapor : ADELIA MUTIARA PUTERI (25) (Surabaya,8/4/1993), alamat, Apartemen Puncak Kertajaya Tower A Lantai 1276 Surabaya.

Sedangkan sebagai terlapor, Glorio Graciano, dengan alamat jalan Ngagel jaya Utara 4/24 Surabaya. Diketahui Waktu kejadian Senin (2/4/2018) sekitar pukul 23.30 wib di jalan Raya Suko Semolowaru, yang berakibat korban (pelapor) mengalami luka pada jempol kaki kanan, lutut kaki kanan, jari telunjuk, putting payu dara sebelah kiri lecet dan pinggul terasa sakit, dari akibat dilemparkan dari atas sepeda motor pelaku. Dalam pelaporan tersebut, polisi menjerat pelaku dengan pasal 351 KUHP.

Terpisah, Kapolsek Sukolilo Kompol Ahmad Ghani saat dikonfirmasi menuturkan bahwa pihak kepolisian sudah mengambil visum dari rumah sakit dan melaksanakan pemeriksaan terhadap 3 orang saksi.

“Visum korban sudah di ambil, saksi sudah 3 yg diambil keterangannya, sekarang kita gelarkan teknis upaya paksa untuk terlapornya, penyidik sdh kordinasi dg pengacara pelapor, dan setiap pengembangan sdh di sampaikan kpd pengacaranya”. Pungkas Perwira dengan pangkat satu melati di pundaknya. (son)