Diduga Stres, Keluarga Pasien Lompat Dari Lantai 3 IGD Dr Soetomo

Surabaya – Ketenangan disekitaran ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr.Soetomo Jalan Karangmenjangan Surabaya mendadak heboh setelah diketahui ada salah seorang penunggu pasien yang nekat melompat dari lantai 3 gedung IRD RSUD dr Soetomo minggu (1/4/2018) lalu

Menurut informasi yang didapat awak media dari nara sumber menyebutkan bahwa korban yang melompat diketahui berjenis kelamin laki-laki dan lokasi dilantai dasar berbentuk taman yang berada didepan IGD RSUD dr. Soetomo.

“Saat itu saya lagi mengurus saudara yang sedang ditangani di IGD RSUD Dr.Soetomo, tiba-tiba saya melihat di taman yang berada pada lantai dasar Gedung depan IGD, ada seorang pria yang jatuh dari lantai 3 gedung IGD.” ujar nara sumber yang tidak mau disebutkan namanya.

Ditambahkan oleh nara sumber bahwa pada saat kejadian, pihak keamanan rumah sakit dan Satpol PP juga melarang warga mengetahui adanya peristiwa tersebut untuk mengambil gambar.

“Pihak keamanan dan Satpol PP yang jaga di IGD melarang warga mengambil gambar korban kejadian loncatnya seorang pria yang diduga percobaan bunuh diri, jadi saya tidak bisa memberikan foto kejadian.” ungkap nara sumber, Senin (2/4).

Terpisah, saat dicoba konfirmasi untuk memastikan apakah benar terkait dugaan adanya percobaan bunuh diri pada hari minggu kemarin, awak media mendapatkan data konfirmasi yang sifat sementara jawaban kronologi kejadian dari dr. Harsono selaku Direktur Rumah Sakit Dr.Soetomo Surabaya.

Berikut balasan lewat whatsapp nya, dr. Harsono menjelaskan kronologi kejadian :

“Assalamu’alaikum Wr Wb ,,, Nuwon sewu , minggu 01 April 2018 Sj 05.30 , kluarga pasien percobaan bunuh diri lompat dari IRD lt 3 jatuh di hal dpn IRD an. MLY ( Tdk membawa identitas ) tt. Banjar Anyar Keras Kediri , luka di Dahi Kanan , Tl Ekor / Punggung patah / kaki kanan saat ini di rawat di IRD , punya kluarga yg rawat Inap di lt 2 bersalin IRD, an. Binti.N.A , Pr , 27 th , Banjar Anyar Kediri ( Rujuk’an dari RS Gambiran Kediri ).

Pasien sdh dilakukan operasi untuk tungkainya cito kemarin..
Dan rencana stabilisasi untuk fraktur lumbalnya besuk Pak..

Ini mas..kronologinya..dan sdh mendapat penanganan…beliau penunggu pasien…. (mohon di tulis nama Inisial tks)

Untuk melengkapi data yang dihimpun, Selasa (3/4/2018), awak media kembali mendapatkan waktu untuk konfirmasi kepada Harsono Direktur RSUD.Dr.Soetomo.

Diruang kerjanya, Harsono pun memberikan penjelasan secara konkrit terkait korban terjun bebas dari lantai 3 gedung IRD pada hari minggu malam.

“Kami dari pihak Rumah Sakit tidak tahu menahu akan insiden tersebut, apa yang melatar belakangi niat Mly untuk melakukan percobaan bunuh diri, dia adalah penunggu pasien rawat inap ruangan bersalin, yang sebelumnya dari rujukan RSUD Gambiran Kediri.” jelas Harsono.

Harsono juga menambahkan bahwa saat ini korban pencobaan bunuh diri sudah kami tangani dalam perawatan, karena beberapa tulang du tubuhnya yang patah.

“Kami sudah tangani dan perawatan kasus korban tersebut mas, kami menggunakan dana dari propinsi untuk membiayai korban sampai saat ini.”ujarnya.

Disinggung apakah langkah nekat dari penunggu pasien yang terjun bebas dari lantai 3 Gedung IRD dikarenakan dugaan adanya tekanan dalam pembayaran biaya persalinan pasien, sehingga karena kebingungan biaya, sampai aksi nekat itu terjadi. Namun Harsono membantah atas isyu tersebut.

“Tidak benar itu mas, silahkan bawa sini nara sumber yang sampean percayai itu, nanti saya bayar sampean kalau bisa membawa nara sumber tersebut ke sini,” tegas Harsono Direktur RS.Dr.Soetomo Surabaya, mengakhiri penjelasan kepada wartapedia.com, Selasa (3/4) diruang kerjanya.

Hingga berita ini ditayangkan, masih menjadi pendalaman data oleh awak media atas insiden percobaan bunuh diri di gedung IRD lantai 3. (Son)