Di Tolak Bayar Soft Drink Dengan Uang Seribu, Tukang Tambal Ban Ini Ancam Pakai Pistol

Barang bukti pistol jenis air soft gun yang disita petugas.

Wartapedia, Surabaya. Aksi penyalahgunaan senjata kembali terjadi di Surabaya. Kali ini seorang laki-laki yang dalam kesehariannya bekerja sebagai tukang tambal ban bernama Mohammad Syahroni (27), warga Jalan Medokan Kampung Rungkut, Surabaya cekcok dengan seorang penjaga warnet di Thor Medokan Ayu Ruko Star, Pius Owen Krismanto Wiwoho (19) warga Manyar Kecamatan Gubeng Surabaya.

Kanit Reskrim Polsek Rungkut, AKP Abdul Karim Rengur mengatakan, peristiwa tersebut bermula pada saat Syahroni hendak membeli sebuah minuman soft drink yang tersedia di warnet, Rabu, 28 Juni 2017. Namun dirinya membayar hanya dengan uang seribu rupiah. Oleh karena kurang, pembayaran tersebut ditolak oleh Pius, penjaga warnet.

Tersangka Mohammad Syahroni saat di Mapolsek Rungkut.

“Harga soft drink tersebut menurut pengakuan sebenarnya Rp. 4500, sehingga uang yang dibayarkan oleh pelaku masih kurang Rp. 3500,” ujar Karim, Jum’at (30/06).

Dari sinilah kemudian perselisihan terjadi hingga terjadi percekcokan. Sayhroni mengaku, bahwa sebelumnya dirinya sudah membayar sebesar Rp. 20 ribu untuk bermain game dua kali. Namun demikian, dari pembayaran tersebut, Syahroni mengaku tidak ada uang kembalian sehingga merasa hanya perlu menambahkan seribu rupiah saja.

“Sedangkan korban mengaku bahwa uang pembayaran Rp. 20 ribu tersebut tidak diterimanya, tapi diterima oleh penjaga yang sebelum ganti sift dengan korban,” lanjut Karim menuturkan.

Kemudian dari perdebatan tersebut, Syahroni kemudian mengeluarkan sebuah senjata jenis air soft gun dan menggebrakkannya ke atas meja penjaga warnet. Karena Pius penjaga warnet ketakutan, dirinya kemudian berlari keluar menuju Pos Pam Ramadniya 2017. Petugas yang berjaga pada saat itupun menerima laporan dari Pius dan meneruskannya ke Unit Reskrim.

“Alhamdulillah, dengan bergerak cepat setelah menerima laporan tersebut, anggota langsung ke lokasi dan berhasil menangkap pelaku berikut barang bukti berupa satu pucuk senjata jenis air soft gun. Saat ini kami masih melakukan penyidikan lebih lanjut sebagaimana dalam sangkaan Pasal 335 KUHP,” pungkas Karim.(asb)