Telekomunikasi

TELKOM: Raih Indonesia Sustainability Reporting Awards

Tuesday, 04 December 2012 18:37

JAKARTA - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) dinobatkan sebagai The Best Sustainability Report 2011 untuk kategori Service dan Runner Up 2 Best Website 2012 oleh National Center for Sustainability Reporting (NCSR) dalam ajang Indonesia Sustainability Reporting Awards (ISRA).

Penghargaan ISRA itu diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Juri ISRA Sarwono Kusumadmadja kepada Direktur Human Capital & General Affair Telkom Priyantono Rudito, di Jakarta Senin malam  (3/12).

“Penghargaan ini tidak terlepas dari dukungan seluruh karyawan  Telkom, hal ini tentunya akan memotivasi untuk senantiasa mempertahankan dan meningkatkan keberlanjutan perusahaan dimasa yang akan datang,” ujar Priyantono.

Telkom sebagai BUMN penyelenggara layanan telekomunikasi terbesar di Indonesia memiliki komitmen kuat untuk mendorong laju pertumbuhan perekonomian nasional.

Telkom senantiasa berpartisipasi aktif pada upaya global dalam menanggulangi dampak perubahan iklim melalui pemanfaatan energi terbarukan dan pemeliharaan kelestarian lingkungan hidup.

“Penghargaan yang diterima Telkom ini semoga dapat memotivasi kami untuk melakukan lebih baik lagi, khususnya dalam pembuatan laporan berkelanjutan sebagai bentuk tanggung jawab Perusahaan Publik kepada stakeholder,” jelas Priyantono.

Salah satu upaya untuk mendorong laju pertumbuhan perekonomian nasional adalah pemberdayaan Usaha Mikro Koperasi dan Menengah (UMKM) melalui penyaluran dana pinjaman lunak dalam Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL).

Pada 2011 total penyaluran dana pinjaman lunak untuk UMKM  mencapai sekitar Rp 302 miliar dengan jumlah mitra binaan sebanyak 9.189 unit usaha, termasuk penyaluran dana melalui kerjasama dengan BUMN lain sekitar Rp22 miliar.

Selain itu, Telkom telah melakukan pelatihan kewirausahaan, yang berlangsung di seluruh Indonesia dengan anggaran dana Rp17,7 miliar.

Priyantono menjelaskan, Telkom sebagai perusahaan publik telah menjalankan kewajiban membuat laporan keberlanjutan sesuai dengan amanat Pasal 66 Ayat 2 Undang-Undang No. 40Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.

Telkom menerima penghargaan ini untuk yang ke-7. Sejak 2006 dan dalam kurun waktu 4 tahun berturut-turut, yakni 2008, 2009, 2010 dan 2011, Telkom selalu memperoleh penghargaan ISRA.

ISRA merupakan penghargaan tahunan yang diselenggarakan oleh National Center for Sustainability Reporting (NCSR). Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan-perusahaan yang telah melaporkan dan mempublikasikan kegiatan yang terkait aspek lingkungan dan social selain aspek ekonomi untuk memelihara keberlanjutan (sustainability) perusahaan itu sendiri.

Seperti dalam siaran pers yang diterima wartapedia.com, Penghargaan ISRA ini juga diberikan kepada perusahaan yang telah mempublikasikan laporan keberlanjutan, baik yang diterbitkan secara terpisah maupun terintegrasi dalam laporan tahunan (annual report).

Sesuai dengan aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah, dalam hal ini Bapepam mengharuskan perusahaan publik untuk mengungkapkan pelaksanaan kegiatan CSR di dalam laporan tahunannya.

Penghargaan ini selain dimaksudkan untuk mendukung pelaporan tanggung jawab sosial dan lingkungan, juga diharapkan dapat meningkatkan akuntabilitas perusahaan dengan menekankan tanggungjawab terhadap pemangku kepentingan utama (key stakeholders) serta meningkatkan kesadaran perusahaan terhadap transparansi dan akuntabilitas.

Penghargaan tahunan ini diselenggarakan oleh NCSR yang bekerjasama dengan Indonesian-Netherlands Association (INA), Ikatan Akuntan Manajemen Indonesia (IAMI) dan Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) dengan didukung oleh Kementerian Negara Lingkungan Hidup.

Penetapan pemenang didasarkan pada pedoman keberlanjutan Global Reporting Initiative (GRI) dengan dewan juri yang mewakili sejumlah pemangku kepentingan, seperti IAMI, Bursa Efek Indonesia, berbagai Universitas, Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG), Peserta Non-Govermental Organizations. Semua assessors adalah lulusan Certified Sustainability Reporting Specialist (CSRS).(c1/pr)

 

SMARTFREN: Rilis New Andromax Tab 7.0

Saturday, 01 December 2012 11:49

SURABAYA - Smartfren, penyedia layanan telekomunikasi berbasis teknologi CDMA terkemuka di Indonesia, kembali meluncurkan tiga produk terbaru yang akan memperkuat jajaran lini produk peranti komunikasi bagi para penggunanya dengan harga terjangkau.

Regional Head Smartfren East Java, Bali, Nusa Tenggara FJ. Arinto Utama, mengatakan melanjutkan kesuksesan seri sebelumnya, kali ini Smartfren seri Andromax-i dan New Andromax Tab 7.0 hadir dengan memori internal yang lebih besar, dipersenjatai dengan teknologi terkini serta berbagai fitur baru.

Ketiga produk tersebut adalah New Smartfren Andromax Tab 7.0, Smartfren Andromax-i dan Smartfren USB Modem WiFi.


BACA JUGA:

Smartphone New Andromax Tab 7.0 dan Andromax-i menampilkan semua fitur inti khas Android yang menghubungkan penggunanya agar terus terkoneksi, serta menawarkan konektivitas teknologi CDMA EV-DO Rev.A. Sementara Smartfren USB Modem WiFi dapat digunakan sebagai WIFi Hotspot hingga kelima pengguna.

Tidak hanya itu, untuk menunjang kebutuhan data akan koneksi internet yang lancar dan stabil kapan pun dimana pun, Smartfren juga menghadirkan USB Modem WiFi sebagai yang USB Modem pertama yang didukung teknologi CDMA EV-DO Rev B di Indonesia.

““Kami senang bisa memperkenalkan rangkaian lini smartphone dan USB modem terbaru yang dirancang untuk memudahkan pengguna yang ingin selalu terkoneksi melalui beragam fitur yang mendukung aktifitas mobile mereka" ujar Arinto

Smartfren mengklaim seri Smartfren Andromax dan Andromax Tab 7.0 telah menuai sukses sejak pertama kali diluncurkan beberapa  bulan lalu.

"Keduanya mendapat apresiasi yang positif dari masyarakat. Untuk memenuhi tingginya permintaan pasar tersebut, kami hadirkan lini produk terbarunya, yakni Andromax-i dan New Andromax Tab 7.0, “ ungkapnya (c2/pr)

SPESIFIKASI: New Smartfren Andromax Tab 7.0

  • CDMA2000-1X EVDO Rev A (3.5G) 800/1900Mhz
  • Android 4.0 Ice Cream Sandwich
  • 1Ghz Processor Cortex ARM A9
  • 1024 MB RAM
  • 7 inch TFT LED (1024 x 600)
  • Micro SD slot, up to 32GB
  • Capacitive Multi Touch Screen
  • Internal Storage 8GB*
  • Hi-Capacity Lithium Polymer Battery 4000mAh
  • Wi-Fi Hotspot Capability
  • Video Call Capability
  • Dual Camera : Back 3 MP & Front  2 MP
  • Google Apps
  • Built in GPS
  • Google Play Store
  • Bluetooth 2.1
  • RUIM enabled
  • Mini – HDMI enabled
  • Micro USB port 2.0
  • USB OTG enabled
 

TIPS: Perpanjang Akun WhatsApp di Android

Friday, 30 November 2012 10:21

Aplikasi WhatsApp adalah salah satu aplikasi chatting peer to peer yang bisa diadopsi multiplatform. Selama ini, pengguna Android terkendala saat berkomunikasi dengan pemilik BB, namun berkat whatsapp, masalah itu terjawab.

Namun, akun whatsapp ini ternyata berbayar, banyak pengguna android justru merasa kesulitan saat akun whatsapp yang digunakan kena disable.

Solusinya, user harus melakukan perpanjangan dengan membayar USD $0.99 per tahunnya. Berikut cara mempanjang akun WhatsApp.

  1. Buka aplikasi WhatsApp di ponsel Anda
  2. Masuk ke Settings Account Payment Info
  3. Klik Purchase Online dan selanjutnya masuk ke halaman pembayaran
  4. Akan ada pilihan untuk membayar via Google Checkout atau PayPal.
  5. Lakukan pembayaran dengan login ke akun PayPal.
  6. Lakukan konfirmasi pembayaran, dan pastikan pembayaran berhasil
  7. Tunggu beberapa saat, maka akun WhatsApp akan diperpanjang selama satu tahun

Jika tidak mempunyai akun PayPal, kita bisa mendaftar langsung melalui situs resmi PayPal di www.paypal.com secara gratis.

Sementara itu, bagi yang tidak punya kartu kredit Visa, kini, banyak perusahaan lokal yang nenyediakan jasa pembayaran online, tapi tetaplah berhati-hati untuk menghindari penipuan.

Perlu dicatat, harga aplikasi WhatsApp yang ditawarkan perusahaan jasa ini adalah 15 ribu, jadi kita harus melakukan transfer minimal senilai 60 ribu ke rekening perusahaan tersebut untuk mendapatkan akses selama 4 tahun. (c2/rid)

 
 

TELKOM : Terapkan Teknologi Fiber to The Home

Saturday, 24 November 2012 11:42

JAKARTA - Tren perkembangan Teknologi saat ini terus mengalami evolusi dan memasuki babak baru. Hal ini ditandai dengan perubahan sistem wireline yang menggantikan kabel konvensional menjadi kabel serat optik.

Tak ketinggalan, Telkom sebagai korporasi ICT terbesar di Indonesia juga berencana menggantikan seluruh infrastruktur kabel coaxial dengan kabel Fiber Optic.


BACA JUGA:


Direktur Konsumer Telkom, Sukardi Silalahi mengatakan layanan terbaru Telkom yang memanfaatkan kabel serat optik dikenal dengan istilah Triple Play Services yaitu layanan akses internet cepat, suara (jaringan telepon, PSTN) dan video (TV Kabel) dalam satu infrastruktur pada unit pelanggan.

“Sebagai satu-satunya perusahaan TIMES (Telecommunication, Information, Multimedia, Edutainment & Services) di Indonesia, Telkom siap memberikan layanan Video, Internet dan Phone terbaik,” ungkap Sukardi.

Sukardi menambahkan, perkembangan FTTH tidak terlepas dari permintaan layanan Broadband yang terus meningkat dari semula kebutuhan coverage menjadi kebutuhan bandwith dan terakhir menjadi kebutuhan keduanya.

“Sebagai TIMES enabler, infrastruktur Telkom telah siap,” lanjut Sukardi.

FTTH memungkinkan para penghuni di kawasan yang dikelola kelima belas pengembang tersebut menikmati layanan TIMES sebagai way of life.

Telkom memproyeksikan infrastrukturnya mampu menghantar layanan true broadband hingga kecepatan 100 Mbps di kawasan perumahan dan apartemen. (c3/pr)

 

TELKOM: Sediakan Akses ICT Canggih di Perumahan Jakarta

Friday, 23 November 2012 23:16

JAKARTA - PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) dan 10 pengembang kawasan (developer) sepakat melakukan kerjasama dalam penyediaan layanan ICT (Information and Communication Technology) di kawasan perumahan dan apartemen.

Kesepakatan kerjasama tersebut ditandantangani bersama oleh Direktur Konsumer Telkom Sukardi Silalahi dan pimpinan pengembangan kawasan, di Jakarta, Jumat (23/11/2012), siang.

Sesuai kesepakatan, Telkom akan menyediakan produk-produk Telkom berupa layanan Voice/ Suara, Data & Internet, Pay TV/ Internet Protocol Television (IPTV), Hotspot/ WiFi dan Video Services pada Kantor Pemasaran, Rumah, maupun Fasilitas Umum yang berada di kawasan Perumahan dan/atau apartemen.


BACA JUGA:


Sukardi Silalahi mengatakan, kerjasama dengan 10 pengembangan kawasan tersebut selain  dimaksudkan sebagai value creation yang dilakukan bersama Telkom dan para pengembangan

“Kerjasama ini tidak sebatas menjual masing-masing produk tetapi lebih dari itu menciptakan dan meningkatkan value creation masing-masing pihak,” kata Sukardi

Kesepuluh pengembang tersebut adalah : PT. Pancanaka Swasakti Utama,  PT. Bina Samakta, PT. Delta Sarana Prima, PT. Tri Biconts Pratama, PT. Delta Pinang Mas, PT. Delta Kahuripan, PT Agung Podomoro  diwakili PT. Dian Ikrar Perkasa, PT. Duta Anggada diwakili PT. Duta Telkomindo Nusantara, PT. Mentari Cyber Media dan PT. Indoakses.

Seluruh kawasan dan/atau apartemen yang dikelola para pengembang tersebut nantinya akan memiliki infrastruktur telekomunikasi modern yang dapat dimanfaatkan baik oleh manajemen pengembang maupun para penghuni dan tenant.

Khusus untuk melayani kebutuhan para pengembang tersebut, Telkom akan menggunakan teknologi paling mutakhir, yakni Fiber To The Home (FTTH) yang merupakan format penghantaran isyarat optik dari pusat penyedia (provider) ke kawasan pengguna dengan menggunakan serat optik sebagai medium penghantaran.

Kerjasama Telkom dengan para pengembang kawasan tersebut merupakan langkah tepat, mengingat saat ini di kota-kota besar Indonesia terutama Jakarta, kebutuhan akses internet yang cepat sangat  tinggi, sehingga penggelaran infrastruktur FTTH di kawasan maupun perumahan sangat tepat dan bahkan menjadi suatu gaya hidup tersendiri.

“Penerapan teknologi FTTH tentunya akan meningkatkan nilai kawasan dan property itu sendiri disamping menjadi kebanggaan bagi Telkom karena dapat berpartisipasi menciptakan hunian ideal dengan fasilitas telekomunikasi mutakhir,” pungkas Sukardi.(c2/pr)

 
 

Page 5 of 30