Cabuli Anak Dibawah Umur, Kuli Bangunan ini Ditangkap Unit PPA Polrestabes Surabaya

Foto : Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Surabaya – Berawal dari perkenalan melalui situs jejaring sosial Facebook, seorang gadis yang masih berusia 15 tahun harus kehilangan keperawannya setelah disetubuhi oleh seorang kuli bangunan.

Sebut saja Melati, gadis malang yang masih duduk dibangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) ini, berkenalan dengan Agus Widodo, yang tak lain kuli bangunan yang tega merenggut kegadisan Melati.

Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya, AKP Cinthya Dewi Ariesta mengatakan, setelah saling berkenalan melalui Facebook, keduanya bertemu di dekat rumah Melati.

“Tersangka dan korban berkenalan melalui media sosial dan dilanjutkan dengan pertemuan di gang dekat rumah korban,” kata Cinthya, Sabtu, (07/04).

Setelah bertemu, lanjut Cinthya, Melati kemudian diajak ke rumah Agus dengan di bonceng menggunakan motor.

“Di rumah tersangka inilah korban disetubuhi oleh pelaku,” lanjutnya.

Dari hasil penyidikan, Cinthya menuturkan, persetubuhan tersebut rupanya tidak hanya sekali dilakukan oleh Agus.

Pria 27 tahun warga Jl. Pandegiling Tengah, Surabaya itu, mengulangi perbuatannya hingga tiga kali berturut-turut.

“Perbuatan pelaku diulangi sebanyak tiga kali selama tiga hari berturut-turut, dengan cara yang sama yakni di jemput di gang dekat rumah korban,” tutur Kasubbag Humas cantik ini.

Parahnya lagi, mantan Kanit II Silaka Subdit Bingakkum Ditlantas Polda Jatim itu menjelaskan, pelaku Agus tidak memulangkan Melati pada hari Minggu, 01 April 2018 lalu.

“Korban tidak di pulangkan dan diinapkan untuk disetubuhi di rumah tersangka,” jelasnya.

Dari diinapkannya Melati inilah, perbuatan bejat Agus akhirnya terbongkar. Keluarga Melati pun melaporkannya ke Polrestabes Surabaya.

Dibawah komando Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni, Agus pun ditangkap, dan saat ini sudah ditahan di Polrestabes Surabaya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Agus dijerat dengan Pasal 81 UU nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak.(asb)