Bupati Lepas Pemberangkatan 1.009 Calon Jamaah Haji Tuban

Tuban – Suasana berbeda tampak di Pendopo Kridho Manunggal Tuban, Selasa (31/07) pagi menjelang subuh itu. Tampak berduyung-duyung 1.009 Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Tuban dengan penuh suka cita menuhi lokasi pemberangkatan haji tahun 2018. Senyum penuh kebahagiaan juga tersirat jelas di rombongan keluarga pengantar.

Dalam pengarahannya, Bupati Tuban, H. Fathul Huda menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukses kelancaran pemberangkatan CJH Kabupaten Tuban tahun 2018.

Substansi haji, lanjut Bupati harus dipahami dengan sepenuhnya oleh tiap-tiap calon haji. Bukan semata-mata untuk menjalankan ibadah dan rukun Islam. Lebih dari itu, haji merupakan ibadah untuk melatih dan membentuk individu yang lebih baik yang pada gilirannya nanti menciptakan kesejahteraan di dunia dan kebahagiaan di akhirat.

Bupati Huda berdoa agar CJH berangkat dengan sehat dan kembali ke tanah air dengan sehat pula. Di samping itu, Bupati berharap para CJH juga dikaruniai kesabaran, lapang dada, dan sifat pemaaf.

“Karena ketika di Makkah nanti akan bertemu dengan banyak orang dari berbagai dunia dan karakter, maka harus mengamal sifat-sifat tersebut,” ungkap Bupati.

Bupati berpesan kepada CJH agar bersikap tawadu. Tidak merasa ibadah yang dilakukan lebih sempurna dari orang lain. Sikap tawadu juga harus diterapkan ketika menghadap Allah.

Artinya, merasa dirinya sangat lemah sehingga sangat membutuhkan pertolongan Allah. Juga harus bersikap dermawan sesuai dengan kemampuan masing-masing CJH.

“Saya juga berdoa semoga CJH dikarunia sifat akhlaqul karimah, yaitu sifat peduli kepada yang membutuhkan dan tidak egois,” imbau Bupati.

Secara khusus, Bupati dua periode ini menitipkan doa kepada CJH untuk mendoakan bangsa Indonesia, masyarakat di Jawa Timur khususnya di Kabupaten Tuban.

“Kita doakan negara kita, provinsi kita, kabupaten Tuban kita, diberikan kemakmuran dan hidayah oleh Allah sehingga menjadi orang-orang yang taat kepada Allah,” harap Bupati.

Pada kesempatan ini, Bupati memberikan tali asih kepada salah satu CJH bernama Sukartini. Perempuan ini adalah seorang penjual lontong yang berhasil berangkat haji setelah mendaftar sejak 2010 lalu.

Setiap harinya Sukartini menyisihkan penghasilannya sebesar 25 ribu untuk ditabung agar dapat berangkat haji.
Bupati berharap agar CJH dapat mengambil pelajaran atas apa yang dilakukan Sukartini.

“Barang siapa yang memilki tekad dan niat yang kuat maka Allah akan memberi jalan keluar,” seru Bupati.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban, M. Sahid menerangkan bahwa pada tahun 2018 Kabupaten Tuban memberangkatkan 1.009 CJH yang masuk dalam kloter 42, 43, dan 44 embarkasi Jawa Timur.

Khusus untuk kloter 44, calon jamaah haji Tuban akan tergabung dengan calon jamaah haji dari Pacitan, Surabaya, Gresik dan Bojonegoro.

“Sebelumnya, jumlah CJH sebanyak 1.010 orang. Namun pada tanggal 26 Juli yang lalu, atas nama Sutarmin dari Kecamatan Senori dipanggil Allah,” terang Sahid.

Seluruh CJH juga telah memenuhi persyaratan dan mengikuti seluruh rangkaian pembekalan yang disyaratkan Kemenag Tuban.
Suasana mengharu-biru manakala para CJH berpamitan dengan rombongan keluarga pengantar. Para CJH memeluk anggota keluarga dibarengi tangis haru. Selanjutnya, CJH menaiki bis masing-masing. Bupati Tuban ditemani Wabup dan Forkompimda Kabupaten Tuban memukul bedug tanda diberangkatkannya CJH Kabupaten Tuban.

Lambaian tangan Bupati, Forkopimda, dan rombongan keluarga pengantar mengiringi keberangkatan CJH Kabupaten Tuban. Teriring doa, semoga para CJH kembali ke Bumi Wali Tuban dalam keadaan sehat walfiat dan menyandang predikat haji mabrur mabruroh. (afi)