BNNP Jatim akan Miliki Gedung Baru, Buwas dan Pak De Karwo Lakukan Peletakan Batu Pertama

Surabaya – Guna mendukung kinerja Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Timur (BNNP Jatim), gedung baru akan segera dibangun. Pembangunan gedung baru ini ditandai dengan peletakan batu pertama di Jalan Sukomanunggal 55-56 Surabaya. Sabtu (10/02/2018).

Acara peletakan batu pertama ini, dihadiri langsung oleh Komjen Pol Budi Waseso Kepala BNN RI dan Dr. H. Soekarwo Gubernur Jawa Timur.

Dalam sambutannya, orang nomor satu di BNN yang akrab disapa Buwas itu menyampaikan, bahwa tanah seluas 3000 meter persegi (Rp. 19,5 miliar) yang akan dibangun gedung BNNP Jatim itu merupakan hibah dari Kementerian Keuangan RI.

“Saya juga berterima kasih kepada Pakde Karwo yang juga turut memberikan hibah dana sebesar Rp. 25 miliar. Kedepan kami berharap dengan adanya pembangunan gedung ini, akan mampu mendongkrak dan meningkatkan produktivitas serta kinerja BNNP Jatim,” kata Bambang.

Buwas menegaskan, kinerja daripada BNN dalam memberantas peredaran narkoba akan sangat menentukan nasib bangsa. Rasa miris melihat peredaran narkoba yang begitu gencar di Indonesia, khususnya pulau Jawa pun diungkapkannya.

“Saya miris, negara kita ini rawan dimasuki narkoba. Didalam lapas saja, secara nyata masih ada oknum yang bisa menyelundupkan narkoba. Ke depan kita jangan sampai kecolongan,” tegasnya.

Dijelaskan, pembangunan gedung BNNP Jatim, rencananya akan berlangsung sekitar 6 bulan lamanya. Dia berharap, pada tahun 2019 nanti, gedung BNNP Jatim sudah bisa ditempati dan beroperasi serta mendukung produktivitas serta kinerja BNNP Jatim.

Sementara itu, Gubernur Jatim yang akrab dengan panggilan merakyatnya, Pak De Karwo menuturkan, dengan dibangunnya gedung baru BNNP Jatim, dapat meningkatkan semangat BNN dalam mengerjakan misinya untuk menangani masalah narkoba.

Menurutnya, narkoba adalah salah satu racun yang merusak mental generasi bangsa yaitu memerangi narkoba.

“Permasalahan narkoba, kalau tidak dilakukan dengan serius, menurut saya akan percuma. Karena semua program yang dilakukan menjadi tidak bermanfaat. Tidak ada artinya kita bangun fisik, kalau serangan penghancuran mental, tidak segera ditangani. Mari deteksi sejak dini. Bangun komitmen yang sungguh-sungguh,” tutur Pak De Karwo.

Saat ini Kantor BNNP Jatim masih berada di Jalan Ngagel Madya V No.22, Surabaya, selama proses pembangunan gedung baru BNNP Jatim di Jalan Sukomanunggal masih berlangsung.(asb)