PERTAMINA: Umumkan Daftar Harga Kenaikan BBM Non Subsidi Februari 2012

PERTAMINA: Umumkan Daftar Harga Kenaikan BBM Non Subsidi Februari 2012

JAKARTA - Pertamina akhirnya mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi, hari ini, Rabu 1 Februari 2012. Kenaikan harga BBM non-subsidi Pertamina ini terdiri dari Pertamax/Bio Pertamax, Pertamax Plus dan Pertamina DEX.

Besaran kenaikan harga, yang ditetapkan sejak 1 Februari 2012 pukul 00.00 WIB ini mengacu jenis maupun wilayah pemasaran di seluruh Indonesia. Namun jika dihitung rata-rata, kenaikannya sebesar Rp. 300 per liter.(c2/sep)

Daftar kenaikan harga BBM Non Subsidi:

Harga Pertamax,Pertamax Plus dan Pertamina Dex

Jenis BBK/ Lokasi Hargaa Jual SPBU
01 Februari 2012
(Rp)
Hargaa Jual SPBU
15 Januari 2012
(Rp)
I. PERTAMAX PLUS

- Batam 9.300 9.000
- FUEL RETAIL MARKETING I 10.150 9.850
- Riau 10.400 10.100
- FUEL RETAIL MARKETING III 9.450 9.150
– SPBU Bersaing 9.150 8.850
– Jakarta 9.150 8.850
– Bogor,Depok,Tangeran,Bekasi 9.250 8.950
- FUEL RETAIL MARKETING IV 9.500 9.200
- FUEL RETAIL MARKETING V (PBBKB 5%) 9.550 9.250
- FUEL RETAIL MARKETING VI

– Pontianak 9.950 9.650
– Bengkayang 9.950 9.650
– Landak 10.000 9.700
– Melawi 10.250 9.950
– Sambas 10.050 9.750
– Sanggau 10.100 9.800
– Sekadau 10.150 9.850
– Sintang 10.200 9.900
– Singkawang 10.050 9.750
II. PERTAMAX / BIO PERTAMAX

- FUEL RETAIL MARKETING I 9.700 9.400
Sumatera Barat 10.000 9.700
- FUEL RETAIL MARKETING II 9.400 9.200
Bangka 9.600 9.350
- FUEL RETAIL MARKETING III 8.950 8.700
– SPBU Bersaing 8.700 8.500
– Jakarta 8.700 8.500
– Bogor,Depok,Tangerang,Bekasi 8.800 8.600
- FUEL RETAIL MARKETING IV 9.100 8.800
- FUEL RETAIL MARKETING V 9.200 8.900
- Bali 9.300 9.000
- NTB 9.850 9.600
- NTT 10.500 10.300
- FUEL RETAIL MARKETING VI (PBBKB 5%)

– Balikpapan 9.650 9.400
– Samarinda 9.700 9.450
– Bontang 9.800 9.550
– Kab. Kutai Timur 9.900 9.650
– Kab. Kutai Kertanegara 9.750 9.500
– Kab. Pasir 9.850 9.600
– Kab. Kutai Barat 10.150 9.900
– Kab. Berau 10.850 10.600
– Banjarmasin 9.600 9.350
– Banjar Baru 9.600 9.350
– Kab. Banjar 9.600 9.350
– Kab. Barito Kuala 9.600 9.350
– Kab. Tanah Laut 9.600 9.350
– Kab. Tapin 9.600 9.350
– Kab. Balangan 9.750 9.450
– Kab. Hulu Sungai Utara 9.750 9.450
– Kab. Hulu Sungai Tengah 9.750 9.450
– Kab. Tabalong 9.750 9.450
– Palangka Raya 9.750 9.500
– Kab. Barito Utara 9.950 9.700
– Kab. Barito Timur 9.800 9.550
- FUEL RETAIL MARKETING VII

– Palu 9.850 9.650
– Makasar (PBBKB 7.5%) 9.750 9.450
– Kotamobagu 10.150 9.650
– Gorontalo 10.500 9.950
– Tomohon 10.100 9.600
– Bitung 10.050 9.550
– Manado 10.050 9.550
– Minahasa Selatan 10.100 9.600
IV. PERTAMINA DEX SPBU

- FUEL RETAIL MARKETING REGION III /IV/V 10.050 9.750
- FUEL RETAIL MARKETING REGION VI (PPKB 5%) 12.300 -
- FUEL RETAIL MARKETING REGION VI (PPKB 7%) 12.600 -

Pertamina DEX Kemasan

Jenis Produk / Lokasi 01 Februari 2012 15 Januari 2012
FUEL RETAIL MARKETING III Pertamina Dex Kemasan + isi:
Kemasan 10L
135.000 132.500
Kemasan 20L 270.000 265.000
Isi/ refil:
Kemasan 10L
123.500 121.000
Kemasan 20L
247.000 242.000
FUEL RETAIL MARKETING IV/V (PBBKB 5%) Pertamina Dex Kemasan + isi
Kemasan 10L
138.500 135.500
Kemasan 20L
275.900 269.500
Isi/ refil:
Kemasan 10L
126.200 124.000
Kemasan 20L
252.400 246 .500
FUEL RETAIL MARKETING VII (PBBKB 5%) Pertamina Dex Kemasan + isi
Kemasan 10L
Gorontalo (Loco Depot)
155.000
Kemasan 20L
Gorontalo (Loco Depot)
310.000
Isi/ refil:
Kemasan 10L
Gorontalo (Loco Depot)
140.500
Kemasan 20L
Gorontalo (Loco Depot)
281.000
FUEL RETAIL MARKETING VII (PBBKB 7,5%) Pertamina DexKemasan + isi
Kemasan 10L 152.250 – 164.600 (tergantung lokasi)
Kemasan 20L 288.200 – 329.200 (tergantung lokasi)
Isi/ refil:
Kemasan 10L 129.250 – 149.200 (tergantung lokasi)
Kemasan 20L 258.500 – 298.400 (tergantung lokasi)

"Saya lebih menyukai rasionalisme daripada ateisme. Masalah mengenai Tuhan dan objek-objek kepercayaan lainnya tidak dapat dijelaskan dan tidak berperan dalam rasionalisme, oleh karena itu Anda tidak perlu membuang-buang waktu dengan menyerang (suatu pandangan) atau bertahan (dari serangan pihak lain)."
Isaac Asimov