PELINDO III : Ajak Stake Holder Pelabuhan Untuk Peningkatan Produktivitas

PELINDO III : Ajak Stake Holder Pelabuhan Untuk Peningkatan Produktivitas

SURABAYA – PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) mengajak para pengguna jasa khususnya operator pelayaran petikemas domestik, untuk duduk bersama mencari pemecahan masalah di pelabuhan.

Kegiatan yang digelar  Rabu (2/11) di Hotel JW Marriot Surabaya ini adalah kali pertama digelar oleh BUMN Pelabuhan tersebut.

Direktur Utama PT Pelindo III, Djarwo Surjanto menegaskan bahwa acara PT Pelindo III Sharing Session merupakan ajang operator pelayaran petikemas domestik dan PT Pelindo III, untuk berbagi informasi dan mencari solusi pelayanan petikemas domestik kedepan.

“Kami menganggap apabila pengguna jasa sehat, maka akan membuat PT Pelindo III juga akan ikut sehat. Tetapi sebaliknya, apabila para pengguna jasa sakit, maka PT Pelindo III juga akan tertular sakitnya,” terang Djarwo.

Dalam kesempatan tersebut, baik PT Pelindo III maupun perusahaan pelayaran saling terbuka mengungkapkan berbagai permasalahan yang timbul dalam pelayaran petikemas domestik selama ini.

Diharapkan melalui keterbukaan antara penyedia jasa dan pengguna jasa akan meningkatkan produktifitas guna mewujudkan kelancaran arus logistik.

“Kami mengajak pelaku pelayaran petikemas domestik untuk mengungkapkan semua permasalahan selama ini untuk kemajuan bersama (PT Pelindo III dan pengguna jasa-red),” terang panitia penyelenggara, Putut Sri Muljanto.

Acara bertajuk PT Pelindo III Sharing Session Pelayaran Peti Kemas Domestik tersebut, dihadiri oleh jajaran direksi dan perwakilan dari seluruh cabang PT Pelindo III.

Tampak juga 14 perusahaan pelaku pelayaran peti kemas domestik, terdiri dari PT Meratus Line, PT Spil, PT Tanto, PT. Samudera Shipping Service, PT. Temas Line, PT. Suntraco, PT. Mentari Sejati Perkasa, PT. Alken Line, PT. Taruna Kusan, PT. NCL, PT. CTP, PT. Jaya Kusuma Perdana Line, PT. Bintang Jasa Samudera Lines, PT. Samas Agung Tunggal Prakarsa.

"Kalau sekarang ini ada yang menjelekkan nama Islam, kita didik agar membawa nama Islam yang damai"
K.H.Abdurrahman Wahid