Harga Pertamax di Jakarta 1 September 2010 Turun

Harga Pertamax di Jakarta 1 September 2010 Turun

Jakarta - wartapedia : Terhitung tanggal 1 September 2010 pukul 00.00 WIB sebagian besar harga BBM non-subsidi Pertamina yang terdiri dari Pertamax, Pertamax Plus, Bio Pertamax di Jakarta dan beberapa wilayah di Indonesia mengalami penurunan harga seperti yang dilansir Siaran Pers Pertamina. Khusus untuk Pertamina Dex, dan Pertamina Dex Kemasan mengalami perubahan harga seperti pada tabel berikut:

 

 

Daftar Harga Produk BBM Non-subsidi Pertamina

untuk Periode 01 September 2010

Jenis BBK/ Lokasi
Harga Jual SPBU
01 September  2010
(Rp)

Harga Jual SPBU
15 Agustus 2010
(Rp)
I. PERTAMAX PLUS
- Batam
6.200 6.400
- UPms I
6.800 7.000
- UPms III
6.600
6.800
- UPms IV  
6.900 6.900
- UPms V 7.100 7.100
- UPms VI
6.950 6.950
II. PERTAMAX / Bio Pertamax
- UPms I
6.600 6.750
- UPms II
6.600 6.600
- Bangka
6.850 6.850
- UPms III
6.150 6.275
- UPms IV 
6.550 6.550
- UPms V 6.650 6.650
- Bali
6.650 6.650
- NTB
6.900
6.900
- UPms VI
6.600 6.600
- Kab. Kutai Barat
7.400 7.400
- Kab. Berau
8.800 8.800
- UPms VII
6.700 6.700
- Palu
8.000 8.000
- Kotamobagu
8.700 8.700
- Gorontalo
8.400 8.400
- Kendari
8.200 8.200
- Tomohon
9.100 9.100
- Bitung
9.100 9.100
- Manado
9.000 9.000
- Minahasa Selatan
9.000 9.000
IV. PERTAMINA DEX SPBU
- UPms III
7.300 7.300
- UPms V 
7.300 7.300

Harga Jual Pertamina Dex Kemasan

Harga produk Pertamina Dex Kemasan sebagai berikut :
UPMS III
UPMS IV
UPMS VII


01 September
2010
15 Agustus
2010


01 September
2010
15 Agustus
2010

01 September
2010
15 Agustus
2010
Pertamina Dex
Pertamina Dex Pertamina Dex
Kemasan + isi:
Kemasan + isi: Kemasan + isi:
Kemasan 10L
99.000 99.000
Kemasan 10L
103.000
103.000 Kemasan 10L
110.000
109.000
Kemasan 20L
196.000 196.000
Kemasan 20L
204.000 204.000 Kemasan 20L
218.000 216.000
Isi/ refil:
Isi/ refil: Isi/ refil:
Kemasan 10L
83.000 83.000
Kemasan 10L
87.000 87.000 Kemasan 10L
94.000 93.000
Kemasan 20L
165.000 165.000
Kemasan 20L
173.000 173.000
Kemasan 20L
187.000 185.000

"Suatu masyarakat paling primitif pun, misalnya di jantung Afrika sana, tak pernah duduk di bangku sekolah, tak pernah melihat kitab dalam hidupnya, tak kenal baca-tulis, masih dapat mencintai sastra, walau sastra lisan."
Magda Peters