PLN : Berikan Layanan Tambah Daya Lstrik Gratis Biaya Penyambungan

PLN : Berikan Layanan Tambah Daya Lstrik Gratis Biaya Penyambungan

JAKARTA - Dalam rangka menyambut Idul Fitri 1434 Hijriyah, PLN memberikan layanan tambah daya listrik gratis biaya penyambungan (BP) bagi pelanggan listrik PLN di seluruh Indonesia.

Pelanggan dengan daya 450 VA, 900 VA, 1.300 VA, dan 2.200 VA masing-masing diberi kesempatan untuk menaikkan daya listriknya ke 1.300 VA hingga 3.500 VA. Layanan tambah daya gratis BP ini berlaku hingga 31 Agustus 2013.

“Layanan tambah daya gratis BP diperuntukkan bagi pelanggan listrik pasca bayar dan listrik pintar (prabayar). Khusus bagi pelanggan listrik pintar (prabayar) selain bebas biaya penyambungan, pelanggan juga tidak dikenakan Uang Jaminan Langganan (UJL). Pelanggan listrik pintar yang melakukan tambah daya hanya perlu membeli token (pulsa) awal minimal Rp 5.000,-. Sedangkan bagi pelanggan pasca bayar dikenakan UJL yang besarnya sesuai tarif yang berlaku di daya baru sesuai kenaikan,” ujar, Manajer Senior Komunikasi Korporat, Bambang Dwiyanto, seperti dilansir laman pln.

PLN mempertimbangkan aspek kenyamanan saat keluarga dan masyarakat bersilaturahmi merayakan lebaran. Sehingga PLN memberi kesempatan berupa bebas biaya penyambungan bagi pelanggan yang ingin menambah daya listrik bila merasa kebutuhan listriknya meningkat.

Untuk mendaftar tambah daya tidak perlu datang ke kantor PLN. Pelanggan cukup menghubungi call center PLN lewat telepon di nomor 123 (melalui telepon tetap) atau (kode area)123 (melalui seluler).

Disamping itu juga bisa mendaftar dengan cara online melalui website  www.pln.co.id. Dengan demikian, diharapkan pelanggan semakin merasakan kemudahan, kecepatan dan kenyamanan dalan berurusan dengan PLN.

PLN berharap, layanan tambah daya gratis ini benar-benar dimanfaatkan sebaik mungkin oleh semakin banyak pelanggan sehingga mereka dapat menggunakan listrik dengan lebih nyaman. (c8/lik)

"Saya pribadi, Presiden Akayev, tidak pernah dan tidak mempunyai keinginan apapun untuk mengganti konstitusi dengan tujuan memperpanjang masa jabatan saya"
Presiden Askar Akayev