Bangun Jawa Timur, Gus Ipul-Puti Siap Akselerasi Agenda Kerakyatan

Surabaya: Dalam pidato politik di forum Rapat Kerja Daerah Khusus (Rakerdasus) PDI Perjuangan Jawa Timur, pasangan Calon Gubernur Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Cawagub Puti Guntur Soekarno memastikan, rencana pemerintahan keduanya ke depan adalah mewujudkan agenda-agenda kerakyatan.

Di hadapan sekitar 2.500 kader dan pengurus PDIP se-Jawa Timur, Sabtu (3/2/2018), Gus Ipul menegaskan bahwa beragam program telah disiapkan. Mulai percepatan penurunan kemiskinan, memperluas akses layanan pendidikan dan kesehatan, hingga pemberdayaan perempuan.

“Pesan Ibu Megawati (Ketua Umum PDI Perjuangan), kami diminta fokus dan detil menggarap program-program kerakyatan. Dua periode menjadi wakil gubernur membuat saya paham betul tentang beragam program kerakyatan yang wajib diprioritaskan,” ujar Gus Ipul.

Gus Ipul menyebut, penurunan angka kemiskinan harus makin dipacu lebih cepat. Meskipun Jawa Timur termasuk provinsi yang tercepat menurunkan angka kemiskinan, yaitu dari level 18 persen menjadi kisaran 11 persen pada 2017.

“Saya dan Mbak Puti ingin ada akselerasi, dan dalam dua tahun ke depan kemiskinan Jatim harus sudah satu digit, harus sudah di level 9 persen,” kata Gus Ipul, sabtu (3/2)

Untuk mengatasi pengangguran, Gus Ipul menyiapkan sejumlah program kreatif. Saat ini dunia pertanian dan industri semakin termekanisasi, sehingga ini jadi tantangan berat untuk penyerapan tenaga kerja. “Maka kami siapkan jangkar-jangkar ekonomi kreatif, termasuk memberi nilai tambah ke pertanian agar ada serapan tenaga kerja tambahan. Apalagi itu juga membuat petani kian sejahtera,” papar Gus Ipul.

Salah satu Ketua PBNU itu mengatakan, fokus lain pemerintahannya ke depan adalah menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, berbasis teknologi hingga tingkat desa.

“Selama ini warga desa harus berkorban ke kota untuk mengurus dokumen atau surat-surat keterangan. Nah kami siapkan desa cerdas yang siap memenuhi hak warga atas pelayanan publik berkualitas,” jelas Gus Ipul.

Sementara, pasangannya, Puti Guntur Soekarno menyampaikan berbagai gagasan tentang peningkatan pendidikan, parisiwsata, kesehatan serta pemberdayaan perempuan.

“Saya dan Gus Ipul sepakat untuk membebaskan biaya pendidikan SMA/SMK, yang menjadi wewenang Pemerintah Provinsi,” kata Puti Guntur Soekarno disambut tepuk-tangan meriah peserta rapat.

Puti juga menyampaikan upaya peningkatan balai-balai latihan kerja dan beasiswa bagi para pelajar. “Agar sumber daya manusia Jatim menjadi generasi hebat di kancah global, generasi pejuang kemanusiaan, dan generasi dengan nilai-nilai tradisi yang kuat,” kata dosen tamu di Kokushikan University Jepang tersebut.

Di bidang kesehatan, Puti bakal bekerja memastikan layanan kesehatan berkualitas hadir merata ke pelosok Jawa Timur.

“Kita dekatkan pelayanan kesehatan terbaik ke rakyat, termasuk yang tinggal di pelosok desa dan kepulauan. Kita siapkan program jemput bola rakyat miskin yang sakit di rumahnya. Secara khusus kita kerahkan ribuan dokter di desa-desa,” papar Puti.(Yd)