Akibat Jembatan Babat Ambruk, Arus Tuban Dialihkan

Tuban- Banyak akibat disebabkan adanya ambruknya jembatan di Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan.

Seperti salah satunya adanya kepadatan kendaraan yang terus berjejal di kedua arah arus. Baik arus yang menuju dari Kabupaten Tuban menuju Surabaya atau sebaliknya. Ratusan kendaraan harus rela antri untuk melewati sisi jembatan yang tidak rusak. Sedangkan untuk jembatan di sisi Utara masih keadaan ambruk dan dalam proses evakuasi petugas.

Baca juga : Wow! Jembatan Babad Ambruk

Kondisi jembatan sangat memperihatinkan. Besi penyangga putus hingga badan jalan putus. Terdapat sebuah kendaraan yang ikut terjerembab jatuh ke sungai Bengawansolo di bawah jembatan.

Arus lalu lintas masih nampak padat merayap. Satu sisi jalan di sisi jembatan masih dipergunakan untuk laju kendaraan. Hingga saat ini, arus jalan belum dialihkan, karena untuk pengalihan di sekitar jembatan tidak dimungkinkan. Jembatan babat merupakan jalur satu-satunya untuk penyeberangan.

Untuk mengurangi kepadatan di titik jembatan,petugas memecah kepadatan antrian. Yakni dengan mengalihkan arus 2 titik jalan di Kabupaten Tuban. Seperti di pertigaan Pakah menuju Kabupaten Bojonegoro dan pertigaan Manunggal menuju Kabupaten Lamongan melewati Pantura.

“Sementara masih diatur oleh petugas. Arus di sekitar jembatan masih menggunakan buka tutup di sisi jembatan yang tidak ambruk. Sedangkan arus dari Tuban kita alihkan di 2 titik agar tidak semakin padat, ” jelas Kasat Lantas Polres Tuban, AKP Eko Iskandar.(hnf)