Akhir Pelaporan SPT Tahunan, KPP Pratama Tuban Diserbu Wajib Pajak

Tuban – Akhir masa periode pelaporan SPT Tahunan di tahun 2018, KPP Pratama Tuban dibanjiri Wajib Pajak (WP). Per tanggal 31 Maret 208 ini merupakan batas akhir Pelaporan pajak tahunan Orang Pribadi.

Hal ini jelas sangat mempengaruhi jumlah pengunjung yang ada di Kantor perpajakan di Jl. Pahlawan No. 8, Kabupaten Tuban tersebut. Setiap harinya tidak kurang dari ribuan WP yang datang.

Baik untuk melaporkan SPT Tahunan atau pembuatan NPWP pribadi. Pentingnya dokumen dan persyaratan akan kegunaan NPWP menjadi bagian penting laporan pajak penghasilan tersebut.

Nampak, di pintu masuk loket menunjukkan angka antrian. Disiplin dan tertib ditunjukkan setiap WP yang ada. Formulir pelaporan sebelumnya sudah diisi untuk mengisi data yang ada.

Untuk mengurangi angka antrian, KPP Pratama terus melakukan inovasi agar setiap WP merasa nyaman, aman, cepat dan tertib. Yakni dengan menggunakan meja antrian tambahan.

Bahkan untuk memberikan pelayanan yang baik, pihak perpajakan juga menambah kelas pajak. Yaitu, sosialisasi dan cara pengisian data perpajakan.

“Memang ini menjelang akhir tanggal pelaporan ya, jadi ya banyak. Kita sudah antisipasi dengan memberikan meja pelayanan tambahan serta kelas pajak setiap harinya,” jelas Kepala KPP Pratama Tuban, Eko Radnadi Susetio.

Sementara itu, salah satu WP, Ika Rahmadi warga Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban menjelaskan bahwa pelaporan pajak menjadi kewajiban yang harus dijalankan. Antrian Memang menjadi pilihan WP untuk pelaporan.

Apabila tidak ingin antrian panjang, sebaiknya bisa dilaporkan pelaporan SPT Tahunan diawal tahun atau sekitar bulan Januari, Februari.

“Meekipun antri, kami tidak apa-apa, karena ini pilihan sendiri. Tapi pelayanan cukup bagus, ada solusi biar tidak menumpuk. Meskipun banyak, tapi pelayanannya siaga,” katanya. (Afi)